Senin, 05 April 2021



DUET SAMA TEMAN SMA 
JAMES PESOLIMA DENGAN DIAN YULL





 



DUET PNS AD DG PNS PEMDA


 


Atas Rekom KSAD, Kopka Ade Casmita Mendapat Perawatan dan Pengobatan di RSPAD Gatot Subroto

KBRN, Subang: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama isteri, memberikan perhatian berupa bantuan perawatan kesehatan, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, kepada anggota Kodim 0605/Subang Kopka Ade Casmita, yang mengalami sakit cukup lama.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memerintahkan langsung tim kesehatan dari RSPAD Gatot Subroto, untuk menjemput Kopka Ade Casmita dengan ambulan,  dari kediamannya di Kampung Dawuan Oncom RT14/05 Desa Dawuan Kaler Kecanatan Dawuan Subang.

Dandim 0605/Subang Letkol (Ard) Edi Maryono menyampaikan terimakasih kepada KSAD dan isteri, karena sudah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap anggota Kodim 0605/Subang Kopka Ade Casmita, yang mengalami sakit tahunan.

"Atas nama pribadi dan Dansatgas, juga selaku Dandim, mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Pak KSAD beserta Ibu, yang telah memberikan bantuan pengobatan, sekaligus perawatan di RSPAD Gatot Subroto, sampai sembuh. Begitupun Pak Danren, menyampaikan hal yang sama kepada Pak KSAD dan Ibu," ujar Letkol Edi kepada wartawan di Subang, Rabu (10/3/2021).

Dandim memaparkan, awal mula Kopka Ade Casmita jatuh sakit.  Saat itu Kopka Ade tengah mengikuti latihan di Kebumen Jawa Tengah, sebagai nggota Yon Armed. Dalam latihan tersebut Kopka Ade mengalami musibah  disengat tawon saat berada di atas tower dan kemudian terjatuh.

Upaya perawatan terus dilakukan, mulai perawatan di RS Dustira Cimahi. Namun hingga dilakukan penjemputan dari kediamannya Kopka Ade Casmita, masih belum sembuh dari sakitnya. 

"Mudah-mudahan dengan perawatan  tim medis RSPAD Gatot Subroto, Kopka Ade dapat sembuh dan  kembali bertugas sebagaiman mestinya seorang prajurit TNI-AD aktif lainnya," imbuhnya.

Sementara perhatian dari Kodim 0605/Subang, kata Letkol Edi, membantu putra Kopka Ade Casmita, berupa pendampingan untuk persiapan mendaftar ke TNI-AD.

"Anaknya Pak Ade itu, memang sempat mendaftar di Catam, Caba dan Akmil, bahkan polisi, namun semuanya gagal. Sekarang kita bantu anaknya Pak Ade ini, untuk perbaikan nilai-nilai yang masih kurang saat mendaftar TNI sebelumnya. Kita beri bimbingan selama dua kali dalam seminggu," terang Dandim.

Sementara di hari yang bahagia buat keluarga Kopka Ade lanjut Letkol Edi, Danrem 063/SGJ Kolonel Elkines Villando Dewangga Kusuma, memiliki ide untuk merayakan ulang tahun ke 16 Adelia puteri kedua Kopka Ade.

"Ini idenya Pak Danrem, karena hari ini merupakan hari bahagia keluarganya Pak Ade, selain bapaknya mendapatkan bantuan perawatan di RSPAD Gatot Subroto, dan juga puteri keduanya ulang tahun," jelasnya.

Terakhir Dandim menyampaikan pesan kepada keluarga Kopka Ade Casmita.anak-anaknya merupakan anak-anak yang hebat, berbakti kepada orang tua. Tak ada pesan lain, selain terus tetap semangat.

"Saya belum pernah melihat anak-anak yang benar-benar"Saya belum pernah melihat anak-anak yang benar-benar berbakti kepada orang tuanya, saya berpesan, kalian anak-anak hebat, dan tetap bersemangat," pungkas Letkol Edi.


 CONTOH PRESENTASI MULTIMEDIA



LTIMEDIA........

VIDEO LUCU TENTARA


 

Ini Perbedaan Istilah Hacker dengan Cracker 

Media Coverage JAKARTA – Kata-kata hacker ataupun hacking menjadi begitu familiar semenjak kasus perang hacker yang terjadi antara Australia dengan Indonesia. Namun sebenarnya, hacker bukanlah seorang kriminal, dan hacking bukanlah tindakan yang negatif. Arti kata hacking dan hacker sekarang ini dinilai mengalami penyimpangan makna oleh salah seorang hacktivist di Indonesia. Menurut salah seorang staf di komunitas Binus Hacker, hacking adalah kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat untuk orang lain. “Saat ini kata hacking sudah jauh dari manifesto yang ada. Hacking itu bukan seperti yang dilakukan oleh peretas Indonesia yang menyerang situs Australia, itu cracking namanya,” kata hacker yang tak ingin diketahui identitasnya. Cracking adalah perusakan yang dilakukan dan merugikan orang lain. Sedangkan hacking, meski juga bisa merusak dan memanipulasi data, tapi dilakukan tanpa merugikan orang lain. Sebaliknya, hacking malah memberikan manfaat bagi orang lain. “Hacker itu melakukan hacking untuk mengetes keamanan sistem seseorang atas izin si pemilik, yang memerlukan bantuan,” jelasnya. Ia menjelaskan, cara kerja hacker adalah membobol sebuah sistem, mencari suatu sistem yang cacat, lalu memberikan informasi mengenai kecacatan tersebut kepada pemiliki situs agar meningkatkan sistem keamanannya. Berbeda dengan craker, sebutan bagi orang yang melakukan cracking, yang membobol sebuah situs dan mempermalukan situs tersebut dengan deface (mengubah tampilan laman muka). (amr) 

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2013/11/19/55/899456/ini-perbedaan-istilah-hacker-dengan-cracker



                                                                 GIAT BINTAL ROHKRIS TW II TA 2021